Laporan Kegiatan ISG Edisi Desember 2012 : The Road to Entrepreneurship

ISG perdana di bawah kepengurusan Bramantya Adi Nugraha diselenggarakan pada tanggal 11 Desember 2012. ISG kali ini bertemakan kewirausahaan, dengan judul “The Road to Entrepreneurship”. Hadir sebagai pembicara kali ini adalah Apung Sumengkar yang baru saja menyelesaikan studi MBA nya di RSM Erasmus University. Beliau merupakan President of MBA Student Association di RSM, Founder of International Business Development, dan Director of Seratus Brand Company. Berpengalaman di bidang entrepreneurship, Apung Sumengkar atau yang akrab disapa Mas Apung berbagi strategi-strateginya dalam memulai usaha.

ISG dimulai dengan pertanyaan pembuka; ‘Mengapa kita disarankan untuk memulai usaha sendiri?’ . Untuk menjawab pertanyaan ini Mas Apung menjelaskan bagaimana seseorang yang sudah bekerja di perusahaan yang memadai masih mempunyai resiko terkena PHK. Karena itu, untuk menjamin penghasilan yang tetap, dunia kewirausahaan dapat menjadi pilihan.

Dalam presentasinya, Mas Apung mengemukakan tiga kunci penting untuk menjadi seorang entrepreneur. Tahap yang pertama adalah ‘find great ideas’. Untuk bisa menemukan ide-ide inovatif, seseorang harus bisa mengidentifikasi masalah-masalah potensial yang sedang sangat dibutuhkan solusinya (seek problems). Kemudian, seorang entrepreneur disarankan untuk mempunyai banyak koneksi dengan orang-orang yang berprofesi di bidang yang berbeda (meet new people). Beliau juga menambahkan bahwa untuk menjadi orang yang kreatif, seorang entrepreneur harus bisa menghubungkan ilmu dan ide-ide milik berbagai macam orang, untuk membangun usaha (connect the dots).

Tahap yang kedua adalah ‘engage the right partner’. Bagaimanakah cara untuk menemukan partner yang tepat dalam memulai usaha? Pertama, sebisa mungkin usahakan untuk memilih partner dengan karakteristik yang berbeda, namun mempunyai visi yang sama. Partner yang mempunyai karakteristik dan keahlian yang berbeda dapat membantu seorang entrepreneur untuk mengembangkan usahanya ke bidang-bidang yang lebih luas. Namun, patut diperhatikan bahwa orang-orang yang terlibat dalam usaha harus mempunyai visi yang sejalan, agar semua pekerjaan dapat berjalan dengan lancar. Selain itu, orang-orang tersebut harus mempunya motivasi yang setara (equal motivation) untuk menjaga keberlangsungan usaha.

Tahap terakhir adalah ‘make it real’. Di bagian ini, Mas Apung menjelaskan betapa pentingnya untuk memulai usaha sesegera mungkin. Perencanaan jangka panjang itu penting, namun bersegera untuk merealisasikannya itu lebih penting lagi. Sebagai contoh untuk realisasi rencana bisnis, beliau memperkenalkan ‘The Business Model Canvas’  yang memudahkan  seseorang untuk memulai rencana bisnisnya.

Terakhir, beliau menjelaskan betapa pentingnya untuk mempunyai visi yang jelas. Untuk menutup ISG edisi Desember ini, beliau menekankan sebuah jargon untuk siapa saja yang ingin menjadi seorang entrepreneur: “start small, start early, start now.”

Dilaporkan Oleh:

Rasyida Noor

 

 

Image | This entry was posted in Liputan Kegiatan and tagged , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.